Slider

15 Gejala Kanker yang Harus Anda Ketahui: Waspadai Tanda-tandanya Sejak Dini

Kenali 15 gejala kanker yang sering terabaikan, mulai dari perubahan pada kulit hingga kelelahan berkepanjangan. Deteksi dini sangat penting untuk penanganan tepat waktu.

Kanker bisa menyerang tanpa disadari, namun tubuh kita sering memberi tanda-tanda peringatan. Mendeteksi gejala kanker sejak dini sangat penting untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan efektif. Banyak orang mungkin mengabaikan gejala-gejala awal karena terlihat sepele. Namun, memahami gejala kanker dan melakukan pemeriksaan segera dapat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan. Artikel ini akan membahas 15 gejala kanker yang sering diabaikan, tetapi sangat penting untuk dikenali.

 1. Perubahan pada Kulit 

Perubahan pada kulit bisa menjadi salah satu tanda awal kanker kulit. Jika Anda menemukan bintik baru atau melihat perubahan ukuran, bentuk, atau warna pada bintik yang sudah ada, itu bisa menjadi peringatan. Selain itu, bintik yang berbeda dari lainnya juga patut diwaspadai. Biasakan untuk rutin memeriksa kulit dan segera konsultasikan dengan dokter jika ada perubahan mencurigakan. Dokter mungkin akan melakukan biopsi, yakni pengangkatan sebagian kecil jaringan untuk diperiksa lebih lanjut.

Selain itu, perubahan kulit yang tak terduga seperti bercak merah atau kulit mengelupas juga harus diwaspadai. Meskipun sebagian besar perubahan pada kulit disebabkan oleh faktor lain seperti paparan sinar matahari atau iritasi, tetap penting untuk memeriksakannya agar lebih yakin.

2. Batuk yang Mengganggu 

Batuk berkepanjangan yang tidak kunjung sembuh sering kali disebabkan oleh alergi atau infeksi ringan. Namun, jika batuk tidak hilang, terlebih jika Anda mengeluarkan darah, terutama bagi perokok, hal ini bisa menjadi pertanda kanker paru-paru. Batuk yang tak kunjung sembuh ini membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut seperti rontgen dada atau tes mukus.

Khususnya bagi mereka yang merokok, batuk yang berlangsung lama adalah salah satu tanda yang tidak boleh dianggap remeh. Segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan bahwa kondisi ini bukan tanda dari sesuatu yang lebih serius.

3. Perubahan pada Payudara 

Perubahan pada payudara seperti benjolan, perubahan pada puting, atau keluarnya cairan bukanlah hal yang bisa diabaikan. Meski sebagian besar perubahan pada payudara tidak disebabkan oleh kanker, penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan. Dokter mungkin akan menyarankan mammogram atau MRI guna mengetahui lebih jelas kondisi payudara Anda.

Selain itu, jika ada rasa nyeri atau kulit payudara yang memerah dan menebal, ini juga bisa menjadi tanda peringatan awal kanker. Pemeriksaan dini bisa menyelamatkan hidup Anda.

4. Perut Kembung 

Perut yang terasa kembung terus-menerus bisa disebabkan oleh pola makan atau stres. Namun, jika Anda juga merasakan kelelahan, penurunan berat badan, atau sakit punggung, ini bisa menjadi tanda kanker ovarium, terutama pada wanita. Pemeriksaan panggul yang dilakukan dokter bisa membantu mengidentifikasi penyebabnya.

Gejala-gejala ini sering kali dianggap sepele karena mirip dengan gangguan pencernaan umum. Namun, penting untuk memeriksakan diri jika Anda merasakan perubahan ini terus menerus tanpa perbaikan.

5. Masalah Saat Buang Air Kecil 

Seiring bertambahnya usia, banyak pria yang mengalami kesulitan buang air kecil seperti sering buang air atau aliran urin yang lemah. Ini biasanya disebabkan oleh pembesaran prostat, namun juga bisa menjadi gejala awal kanker prostat. Tes darah PSA (Prostate-Specific Antigen) dapat membantu mendeteksi adanya kelainan pada prostat.

Pria seringkali merasa ini adalah hal yang lumrah seiring penuaan, namun pemeriksaan lebih lanjut bisa membantu mencegah risiko yang lebih besar.

6. Pembengkakan Kelenjar 

Getah Bening Kelenjar getah bening yang membengkak, terutama di leher atau ketiak, bisa mengindikasikan adanya infeksi. Namun, dalam beberapa kasus, pembengkakan ini bisa menjadi tanda kanker seperti limfoma atau leukemia. Dokter biasanya akan melakukan tes darah atau biopsi untuk mengetahui penyebab pastinya.

Penting untuk mengetahui apakah pembengkakan ini terjadi bersamaan dengan gejala lain seperti demam atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

7. Darah Saat Buang Air 

Darah pada tinja atau urin bisa disebabkan oleh ambeien atau infeksi saluran kemih. Namun, jangan anggap remeh, karena darah dalam buang air besar bisa menjadi tanda kanker usus besar, dan darah dalam urin bisa menjadi gejala kanker kandung kemih atau ginjal. Pemeriksaan segera sangat penting untuk mengetahui penyebabnya.

Jika kondisi ini terus terjadi, meskipun tidak terasa sakit, segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

8. Perubahan pada Testis 

Benjolan atau pembengkakan pada testis adalah tanda yang perlu diwaspadai, meskipun tidak terasa sakit. Ini adalah salah satu gejala paling umum dari kanker testis. Selain itu, perasaan berat di perut bawah atau skrotum juga bisa menjadi tanda adanya masalah. Pemeriksaan fisik dan USG akan membantu dokter memastikan kondisi ini.

Kanker testis sering kali terdeteksi pada tahap awal, dan pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksinya lebih cepat.

9. Sulit Menelan 

Kesulitan menelan yang tidak kunjung hilang bisa menjadi tanda dari sesuatu yang lebih serius seperti kanker tenggorokan atau kanker esofagus. Pemeriksaan yang melibatkan sinar-X barium dapat membantu dokter melihat kondisi tenggorokan dan esofagus lebih jelas.

Jika kondisi ini disertai dengan penurunan berat badan atau suara serak, sebaiknya segera periksakan diri.

10. Pendarahan Vagina yang Tidak Biasa 

Pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk fibroid. Namun, pendarahan yang tidak biasa juga bisa menjadi tanda kanker rahim, serviks, atau vagina. Jika Anda mengalami pendarahan setelah menopause, segera periksakan diri karena ini adalah tanda yang tidak normal.

Memantau siklus menstruasi dan setiap perubahan adalah langkah awal yang baik untuk mendeteksi masalah lebih awal.

11. Masalah di Mulut 

Luka di mulut yang tidak sembuh-sembuh bisa menjadi tanda kanker mulut, terutama jika Anda seorang perokok. Gejala lainnya meliputi bintik merah atau putih, benjolan di pipi, atau nyeri di mulut. Jangan abaikan jika masalah ini berlangsung lebih dari dua minggu.

Pemeriksaan rutin oleh dokter gigi juga bisa membantu mendeteksi adanya masalah lebih awal.

12. Penurunan Berat Badan 

Jika Anda mengalami penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas lebih dari 10 kg, ini bisa menjadi tanda awal kanker. Beberapa jenis kanker seperti kanker pankreas, lambung, paru-paru, atau esofagus bisa menyebabkan penurunan berat badan yang drastis. Segera periksakan diri jika Anda mengalami gejala ini tanpa upaya menurunkan berat badan.

Penurunan berat badan tanpa sebab jelas bisa menjadi gejala awal yang sering kali terlewatkan.

13. Demam 

Demam berkepanjangan tanpa alasan jelas bisa menjadi tanda adanya kanker darah seperti leukemia atau limfoma. Meskipun demam biasanya merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi, jika demam terus berulang tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Selain demam, perhatikan juga gejala lain seperti penurunan berat badan atau kelelahan.

14. Mulas atau Gangguan Pencernaan 

Mulas yang terus-menerus dan tidak kunjung hilang meskipun sudah mengubah gaya hidup bisa menjadi tanda kanker lambung. Pemeriksaan lebih lanjut sangat penting untuk mengetahui penyebab mulas yang berkepanjangan.

Jika mulas disertai dengan penurunan berat badan atau kesulitan menelan, jangan tunda untuk melakukan pemeriksaan.

15. Kelelahan 

Kelelahan yang tidak hilang meskipun Anda sudah beristirahat bisa menjadi tanda awal dari kanker darah seperti leukemia atau beberapa jenis kanker lainnya. Kehilangan darah secara tak terlihat akibat kanker usus besar atau lambung juga bisa menyebabkan kelelahan.

Jika Anda merasa sangat lelah tanpa alasan yang jelas, segera konsultasikan dengan dokter.

Mendeteksi gejala kanker sejak dini sangat penting untuk mencegah penyebaran yang lebih luas. Jika Anda merasakan salah satu dari gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Deteksi dini dapat menyelamatkan hidup Anda.

Baca Juga